Kisah tersebut mungkin sudah kita dengar saat duduk di dingklik sekolahan. Namun ternyata tidak hanya cerita itu saja yang sanggup kita ketahui dari beliau. Nabi Musa yaitu salah satu utusan Allah yang senantiasa menjalankan dakwah untuk membuatkan agama Islam.
Di dalam perjalanan hidupnya dia tidak pernah lupa untuk selalu berdoa kepada Allah. Bahkan di antara doa yang pernah dipanjatkannya, ada yang sanggup kita amalkan untuk jalani kehidupan kini ini. Doa apa sajakah yang dimaksud? Berikut isu selengkapnya.
1. Doa Nabi Musa untuk Kebaikan Jodoh dan Pekerjaan
Doa pertama yang sanggup kita amalkan dari nabi Musa ialah doa untuk meminta kebaikan jodoh dan juga pekerjaan. Doa tersebut tercantum di dalam Q.S: Al-Qashash: 24 yang berbunyi:
“Rabbi Inniy lima anzalta ilayya min khairin faqir”
Artinya: “ Wahai Tuhanku, sungguh saya sangat faqir atas segala macam kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku”
Doa ini cocok dibaca untuk mereka yang berharap sanggup segera menikah. Tidak hanya itu saja, doa ini juga sanggup dibaca saat seseorang hendak mencari pekerjaan supaya dimudahkan. Bacalah doa tersebut saat final melakukan shalat hajat. Jangan lupa untuk bertawakal dan tulus saat memohon kepada Allah.
2. Doa Nabi Musa Untuk Dimudahkan Segala Urusan
Setiap orang tentu pernah mencicipi kesulitan di dalam hidupnya. Tidak hanya itu saja, tentu kita juga pernah merasa frustasi dengan urusan yang ada di dunia. Agar tidak merasa demikian, seringlah berdoa kepada Allah supaya dimudahkan segala urusannya. Kita sanggup membaca doa yang terdapat dalam Q.S Thoha ayat 25-28 yang berbunyi:
“Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qouli”
Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku”
3. Doa Nabi Musa untuk Meminta Pertolongan
Nabi Musa terperinci tidak terlepas dari segala problem saat menjalani kehidupan di dunia. Salah satunya yaitu saat menghadapi Raja Fir’aun dan para pengikutnya. Untuk itu, dia senantiasa berdoa dan bermohon kepada Allah SWT supaya menolongnya saat berada dalam keadaan tertentu. Adapun bacaan doa yang sering dilafadz kan tersebut adalah:
“Allahumma lakal hamdu, wa ilaikal musytakaa, wa antal musta’an, wa la haula, wa laa quwata, illa billahil aliyil adhiim”
Artinya: “Ya Allah, segala puji bagi-Mu. Hanya kepadamu, Ya Allah, kami berkeluh kesah. Engkaulah kawasan meminta pertolongan. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan kontribusi Allah yang Maha tinggi dan Maha Agung”
Demikianlah isu mengenai doa Nabi Musa untuk jalani kehidupan. Jangan lupa untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT supaya dimudahkan segala sesuatu yang kita kerjakan selama di dunia. Bermohonlah dengan tulus dan sungguh-sungguh, supaya Allah mengabulkan segala impian kita.

Posting Komentar